Habitus
Asap Tebal Selimuti Bandara Supadio Pontianak, Seluruh Penerbangan Delay

Dibaca dalam waktu1 Menit, 49 Detik
Pontianak, tinjau.id – Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti kawasan Bandara Internasional Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (2/9/2026). Kondisi tersebut berdampak terhadap aktivitas penerbangan. Hampir seluruh tujuan penerbangan dari dan menuju Pontianak mengalami keterlambatan (delay).
Pihak bandara telah mengumumkan kepada para penumpang terkait kondisi tersebut. Penumpang diminta bersabar menunggu perkembangan kondisi jarak pandang dan informasi lebih lanjut mengenai jadwal keberangkatan masing-masing penerbangan.
Dampak keterlambatan tersebut salah satunya dirasakan penumpang tujuan Jakarta. Berdasarkan boarding pass, penumpang tersebut sejatinya dijadwalkan berangkat pukul 08.40 WIB.. Namun, penerbangan mengalami penundaan dan tidak bisa berangkat sesuai jadwal . Penumpang harus menunggu berjam-jam akibat kondisi kabut asap yang menyelimuti kawasan Bandara Supadio.
Berdasarkan informasi yang diterima penumpang, keberangkatan baru diperkirakan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB. Dengan demikian, penumpang mengalami keterlambatan lebih dari empat jam dari jadwal keberangkatan semula.
“Jadwal di boarding pass pukul 08.40 WIB, tetapi karena kabut asap, penerbangan mengalami keterlambatan dan kami masih menunggu hingga siang,” ujar salah seorang penumpang yang tidak mau disebut namanya kepada tinjau.id.
Penumpang lainnya, Muh Amin Saleh tujuan Jakarta, seorang lawyer dan dosen salah satu kampus swasta di Jakarta, “Sejatinya saya ambil tiket pagi karena saya ada jadwal sidang di kampus hari ini setelah makan siang. Kalau sudah seperti ini kita nggak ngerti lagi. Di sisi lain kasian anak didik saya, di sisi ada faktor cuaca, ini juga krusial sangat penting karena menyangkut keselamatan orang,” kata Amin di sela sela penantian delay di warung kopi dekat bandara Supadio Pontianak, Rabu ( 2/9/2026)..
Sementara itu, kondisi kabut asap yang cukup tebal menyebabkan jarak pandang di sekitar bandara terganggu juga berdampak langsung terhadap kelancaran perjalanan dari dan menuju Bandara Supadio.
Pengumuman mengenai keterlambatan juga membuat sejumlah penumpang harus menunggu lebih lama di ruang terminal. Mereka terus memantau informasi dari pihak bandara dan maskapai terkait kepastian waktu keberangkatan.
Gangguan penerbangan akibat kabut asap menjadi perhatian serius, mengingat kondisi jarak pandang merupakan salah satu faktor yang harus dipastikan aman sebelum pesawat melakukan penerbangan.
Hingga berita ini ditayangkan, penumpang masih menunggu perkembangan terbaru terkait jadwal keberangkatan masing-masing penerbangan. Kondisi kabut asap dan jarak pandang di sekitar Bandara Supadio juga masih menjadi faktor yang memengaruhi operasional penerbangan.









