TinjauAds
Pilihan RedaksiPolitik

Emil vs Anies di Pilgub: Pas Buat Warga Jakarta

Dibaca dalam waktu2 Menit, 12 Detik

TINJAU, Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Ridwan Kamil (RK) merespons santai soal majunya Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta. Mantan gubernur Jawa Barat itu tidak mempersoalkan jika kelak harus berhadapan dengan Anies. 

Bahkan, tak hanya Anies, jika muncul lima calon gubernur-wakil gubernur lain di Pilkada Jakarta, Ridwan bersama Suswono pun mengaku siap untuk berkontestasi.

”Makin banyak makin bagus untuk warga Jakarta. Kalau bisa lima sekalian, kalau bisa lebih banyak. Enggak ada masalah karena nanti warga punya banyak pilihan secara rasional, mana solusi-solusi yang dibawa oleh calon paling relevan dengan lima tahun ke depan,” kata Ridwan Kamil, Minggu (25/8/2024).

Ridwan Kamil (RK) mencontohkan slogan yang ia bawa bersama pasangannya Suswono di Pilgub Jakarta. Keduanya membawa slogan Jakarta Baru. Slogan ini disebut RK sejalan dengan kondisi Jakarta pasca status ibu kota bakal beralih ke Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Contohnya kita kan ada slogan Jakarta Baru karena kita ada gagasan pasca-Jakarta ditinggal ke IKN kan? Nah jadi banyak hal hal baru yang harus kita sampaikan. Jadi intinya semakin banyak makin bagus siapa pun itu,” tutur RK.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

riPutusan MK yang melonggarkan ambang batas pencalonan dari partai sehingga memungkinkan lebih banyak calon pun diapresiasinya. RK pun senang dengan keputusan itu karena baik untuk demokrasi.

”Kami berharap pesta demokrasi, khususnya Jakarta, adalah ajang gagasan, bukan ajang caci maki, bully-bully, yang menurut saya energinya kita salurkan lebih baik ke kontestasi gagasan. Itu komitmen kami berdua untuk membawa semangat itu. Insyallah dengan kerja terukur, kami bisa meraih kemenangan,” ujar Ridwan Kamil.

Ridwan menyebut, rencananya, dia bersama Suswono akan mendaftar ke KPU Jakarta untuk menjadi peserta Pilkada Jakarta pada 28 Agustus mendatang atau pada hari kedua pendaftaran.

Untuk diketahui, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum memutuskan akan mengusung Anies di Pilkada Jakarta meski mantan Gubernur Jakarta itu sudah berkunjung ke Dewan Pimpinan Daerah PDIP Jakarta.

Kemarin, Anies telah menyambangi kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jakarta. Kehadiran Anies disambut Ketua DPD PDIP Jakarta Adi Wijaya alias Aming dan jajaran pengurus DPD Jakarta, serta sejumlah anggota DPR daerah pemilihan Jakarta, seperti Masinton Pasaribu dan Putra Nababan.

Hari ini, Anies pun mendapatkan dukungan dari Partai Buruh. Partai yang dipimpin Said Iqbal itu berharap PDIP juga dapat segera mengusung Anies di kontestasi Ibu Kota.

“Tentu kami menunggu partai yang lain khususnya partai yang besar [PDIP] karena kami tidak cukup suara untuk mendukung secara langsung. Partai yang besar tentu kami tunggu [mendukung Anies],” kata Said.

PDIP menjadi satu-satunya partai politik pemilik kursi di DPRD Jakarta hasil Pemilu 2024, yang belum menyatakan sikap untuk Pilkada Jakarta. Partai lainnya sudah mengusung mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suswono untuk maju di Pilkada Jakarta.

Back to top button