Jadi Cagub Jakarta, Pramono Anung Mundur dari Jabatan Menteri Seskab

TINJAU, Jakarta – Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung berpamitan dengan seluruh anak buahnya di lembaga tersebut, tadi pagi. Dia memastikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meneken surat persetujuan pengunduran dirinya dari Kabinet Indonesia Maju.
Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengklaim tak mengetahui apakah Jokowi akan melakukan reshuffle lagi di sisa pemerintahan yang tinggal 29 hari tersebut. Dia pun menilai, jabatannya bisa ditangani atau dituntaskan oleh pejabat yang ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Menseskab.
“Jadi ditunjuk Pak Pratikno, Menteri Sekretaris Negara menjadi Plt Menteri Sekretaris Kabinet. Sebenarnya sistemnya sudah berjalan dengan baik,” kata Pramono, Jumat (20/9/2024).
“Ini kan sudah tinggal 20 hari dari sekarang kan. Dan, saya yakinlah karena plt-nya sudah ditunjuk. Maka Plt yang akan menyelesaikan ini.”
Menurut dia, sebagian besar pekerjaan Menseskab sudah rampung di sisa masa jabatan Jokowi. Sistem yang sudah dibangun pun memudahkan seluruh pekerjaan tetap berjalan meski terjadi pergantian pada pucuk pimpinan.
Pada saat ini, kata Pramono, Kementerian Setkab pun sudah menyelesaikan hampir seluruh surat keputusan presiden yang dibutuhkan menjelang masa suksesi. Saat ini tinggal persetujuan beberapa peraturan kepala negara yang tengah diselaraskan.
Mantan Sekretaris Jenderal PDIP tersebut mengklaim sudah berulang kali mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden Jokowi. Akan tetapi, baru kali ini Jokowi akhirnya memberikan persetujuan.
Pramono pun mengundurkan diri karena mendapat penugasan untuk maju sebagai calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta. Dia akan ditetapkan sebagai paslon bersama Rano Karno oleh KPUD Jakarta pada 22 September mendatang.
Pasangan Pramono-Rano akan berhadapan dengan dua pasangan lainnya yaitu Ridwan Kamil-Suswono; dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana.









