TINJAU, Jakarta – Hingga hari ketujuh operasi SAR, Sabtu (19/9/2026) pukul 21.00 WITA, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengonfirmasi sebanyak 117 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia.
Sementara itu, sebanyak 126 orang masih dalam pencarian dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Memasuki hari kedelapan pencarian, Minggu (20/9/2026), Basarnas memfokuskan 12 penyelam terpilih untuk melanjutkan pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang diduga masih berada di dalam lambung kapal.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko mengatakan, 12 penyelam tersebut merupakan personel gabungan yang dipilih dari seluruh unsur penyelam dalam tim SAR setelah dilakukan penyesuaian dan penyegaran tim.
Yudhi menegaskan, 12 penyelam tersebut bukan merupakan keseluruhan jumlah penyelam yang terlibat dalam operasi SAR.
“Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan, seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu,” kata Yudhi.
Yudhi berharap kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir cukup mendukung dapat bertahan sehingga tim penyelam dapat melaksanakan operasi bawah air secara maksimal dan memperoleh hasil pencarian seperti yang dilakukan penyelam TNI Angkatan Laut sebelumnya.
Sebelumnya, tim penyelam TNI AL menemukan tiga jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 pada Jumat (18/9/2026) siang. Ketiga jenazah tersebut tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Jumat malam.
Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan, sebanyak 20 penyelam dikerahkan ke titik tenggelamnya kapal.
Penyelaman dilakukan sejak Jumat pagi dan membuahkan hasil pada siang hari setelah tim menemukan satu jenazah di sekitar badan kapal. Jenazah tersebut kemudian dievakuasi ke permukaan.
Tim penyelam selanjutnya menyisir salah satu ruang kompartemen di dalam kapal. Tidak lama kemudian, dua jenazah ditemukan terjebak di dalam kompartemen tersebut. Tim penyelam kemudian memecahkan kaca kompartemen untuk mengevakuasi kedua korban.
“Dua jenazah terjebak di dalam kompartemen. Akhirnya tim penyelam memecahkan kaca dan akhirnya ketemulah dua jenazah. Jadi, ketiga korban ini ditemukan di bangkai kapal,” ujar Galih.
Galih mengatakan, tim penyelam menduga kuat masih terdapat korban lain yang terjebak di dalam kapal.
“Ada kemungkinan. Kita lihat hasilnya besok dan mudah-mudahan mendapat hasil yang baik dan segera kita temukan semua,” jelas Galih.
Sementara itu, Yudhi mengatakan ketiga korban ditemukan di kedalaman sekitar 24 meter.
Keberhasilan tim penyelam menemukan ketiga korban tidak lepas dari kondisi cuaca, terutama arus laut yang dinilai cukup bersahabat. Yudhi memastikan bangkai KM Virgo Transport 8 tidak lagi bergeser dari posisinya.
“Kapal masih berada di posisinya seperti kemarin, tidak lagi bergeser, berada pada kedalaman antara 24 hingga 29 meter,” katanya.









