TinjauAds
BeritaHeadline

Muncul Asap di Gerbong Wanita, Ratusan Penumpang KRL Berlarian

Dibaca dalam waktu1 Menit, 28 Detik

TINJAU, Jakarta – Ratusan penumpang KRL di Stasiun Rawa Buntu, Tangerang Selatan, panik dan berlarian setelah tiba-tiba muncul asap dari dalam gerbong KRL khusus wanita, Kamis (17/9/2026) pagi sekitar pukul 06.49 WIB.

Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, sejumlah penumpang terlihat panik dan bergegas keluar dari gerbong setelah mengetahui adanya asap.

KAI Commuter kemudian memberikan penjelasan mengenai peristiwa tersebut. Pihak KAI Commuter memastikan asap bukan berasal dari kerusakan mesin kereta, melainkan dari telepon genggam milik salah seorang penumpang.

Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan kepulan asap muncul dari ponsel milik salah seorang penumpang Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 06.49 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat KRL berada di Stasiun Rawa Buntu.

Akibat kejadian itu, perjalanan Commuter Line 1641 sempat mengalami keterlambatan sekitar tujuh menit. Setelah petugas memastikan kondisi rangkaian aman, perjalanan KRL kembali dilanjutkan.

TinjauAds Kunjungi Website Penerbit Tinjau Utama Media

Leza menuturkan, petugas keamanan yang berjaga di peron melihat sebuah tas penumpang mengeluarkan asap. Penumpang tersebut kemudian melemparkan tasnya ke area peron.

“Setelah diamankan petugas, ditemukan dua unit handphone dalam kondisi terbakar di dalam tas milik pengguna Commuter Line tersebut. Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget yang mengeluarkan asap,” kata Leza dalam keterangannya, Kamis (17/9/2026).

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Stasiun dan meminta keterangan dari pemilik tas. Berdasarkan keterangan penumpang, salah satu telepon genggam miliknya sedang digunakan sebagai hotspot internet.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk memperhatikan kondisi perangkat elektronik yang dibawa selama perjalanan. Apabila menemukan kondisi yang tidak normal, penumpang diminta segera melaporkannya kepada petugas.

“Jika menemukan kondisi yang tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons cepat dari pengguna akan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan,” tuturnya.

Back to top button